Yumi, Wui dan Nui



Yumi, seekor ayam yang selalu bertelur dengan jumlah yang banyak setiap harinya. Hal ini membuat Wui dan Nui iri, sampai suatu hari Wui dan Nui menaruh paku di jerami tempat Yumi bertelur, tanpa sepengetahuan Yumi.

Keesokan paginya, Yumi kaget karena telurnya pecah. Tapi ia tetap berpikir positif. Sudah beberapa hari, telur Yumi selalu pecah. Hingga suatu hari Yumi melihat Wui dan Nui sedang menaruh paku di jerami Yumi.

Yumi lalu menghampiri Wui dan Nui. Yumi bertanya kepada mereka, "kenapa kalian melakukan itu?"

Wui dan Nui pun mengaku kalau mereka iri, dan meminta maaf kepada Yumi. Tentu saja Yumi memaafkan mereka. Kata Yumi, kalau ingin bertelur yang banyak, mereka harus makan makanan bergizi dan menjaga kesehatan mereka.

~

Ini ringkasan cerita (yang kuingat) dari buku 'Ayam yang Suka Bertelur' karya kak Ali Muakhir. Buku ini adalah buku pertama yang kubaca saat aku baru bisa membaca  (aku tidak ingat sih, tapi ibuku bilang begitu).

Ibuku dan Alm. Bapak selalu bercerita untukku sebelum tidur. Tentang dongeng anak - anak, dongeng karangan mereka, dan banyak hal lainnya. Tapi favoritku adalah cerita pengalaman mereka dan cerita tentang kelahiranku.

Alhamdulillah, aku bersyukur diberikan orangtua seperti mereka. Yang ngenalin aku ke huruf, bahasa, cerita dan buku. Yang selalu kasih kata - kata dan contoh yang baik buatku. Yang sudah mengantarku ke jendela - jendela dunia yang selalu bertambah setiap harinya...



... Dan kemudian adikku lahir, tumbuh besar dan hobinya adalah merobek buku - buku milikku, merendamnya di baskom air, dan mencorat coret di setiap halamannya. Waktu itu aku kesel banget dan benci sama adikku wkwk (bahkan waktu itu dia suka geleng - geleng krayon pakai mobil mainan -_-)

Tapi tak apa, dik. Terimakasih karena sudah menyisakan beberapa halaman bersih buku kesayanganku, si 'Ayam yang Suka Bertelur' ini.

Comments

Popular Posts